Breaking News
- Cara Repsol Honda Jaga Kepercayaan Diri Marquez
- Kalahkan Federer, Djokovic Juara Wimbledon
- Peta Wisata Bandung, Mulai dari Lembang - Ciwidey
- Fatima Nabil, Presenter TV Berjilbab Pertama di Mesir
- Hilman Hariwijaya dan Eko Patrio akan Re-cycle Film
- Tyson Peringatkan Rapper 50 Cent untuk Diam
- Zeelenberg: Lorenzo Akan Bangkit melawan di Brno
- Hukuman Ganda Korea Diperingan, Greysia Meiliana Tunggu Nasib
- Foto Bugil Pangeran Harry Beredar di dunia international
- Makanan Penyumbang KegemukaN
Hutan Hujan Tropis Indonesia
Random Video
Pihak Partai Liberal Demokrat pun langsung melontarkan kecaman atas tulisan dari Ward. Juru bicara partai mengatakan bahwa pihak partainya akan menerapkan sanksi terhadap Ward.
Sementara pihak Partai Konservatif yang menguasai koalisi pemerintahan bersama Liberal Demokrat menyatakan Ward harus menarik komentarnya.
"Tidak seharusnya seorang anggota parlemen menulis tindakan yang memicu kekerasan. Tindakannya tidak bertanggung jawab," ucap pihak Konservatif.
Ini bukan pertama kalinya Ward mengecam tindakan Israel. Pada Juli 2013 lalu, Ward menyebut pihak Zionis diambang kekalahan dalam perang. Dirinya pun mempertanyakan sampai kapan negara apartheid seperti Israel bisa bertahan.
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
